Infrastruktur Terpadu untuk Ekonomi Riil Indonesia
ATRI mempertemukan penyedia teknologi ritel, mitra ekosistem, pemerintah, dan pemangku kepentingan strategis untuk membangun fondasi industri yang netral, terstandar, dan berkelanjutan.
Didirikan 02 April 2026 · Disahkan Kementerian Hukum Republik Indonesia · SK No. AHU-0003133.AH.01.07.TAHUN 2026
ATRI adalah asosiasi industri nasional yang mempertemukan pemangku kepentingan teknologi ritel untuk membangun fondasi bersama bagi ekosistem industri yang berkelanjutan, terpercaya, dan memiliki legitimasi di tingkat nasional.
Berakar dari ruang temu para penyedia POS dan teknologi ritel Indonesia, ATRI tumbuh sebagai badan tata kelola industri yang mengatur pada lapisan koordinasi, standardisasi, dan kebijakan — bukan pada lapisan komersial atau bisnis anggota. Posisi ini memungkinkan ATRI menjadi referensi industri yang dipercaya oleh pemerintah, regulator, dan publik.
ATRI dijalankan melalui struktur tata kelola berlapis yang memisahkan secara jelas antara fungsi pengawasan, pembinaan, kepengurusan, dan pelaksanaan operasional. Pemisahan ini menjadi pondasi kepercayaan publik dan industri.
Memberikan arahan strategis dan menjaga garis filosofis organisasi dalam jangka panjang.
Mengawasi kepatuhan, integritas tata kelola, dan akuntabilitas pelaksanaan program.
Memimpin dan menjalankan kebijakan, program kerja, serta arah operasional asosiasi.
Menjalankan administrasi harian, koordinasi anggota, dan pelaksanaan kegiatan rutin.
Mengeksekusi inisiatif khusus, TWG, dan kelompok kerja bidang teknis serta kebijakan.
ATRI menjaga netralitas, akuntabilitas, dan pemisahan yang jelas antara kompetisi bisnis anggota dan kolaborasi infrastruktur industri.
Keanggotaan ATRI terbuka bagi pemangku kepentingan industri teknologi ritel Indonesia yang menjunjung prinsip netralitas, kepatuhan, dan kontribusi pada pengembangan ekosistem nasional.
Perusahaan penyedia POS, platform digital, software, hardware, layanan cloud, pembayaran, dan solusi teknologi ritel lainnya.
Bank, lembaga keuangan, fintech, telco, FMCG, brand, distributor, dan mitra rantai pasok yang berkolaborasi dengan industri ritel digital.
Akademisi, lembaga riset, asosiasi industri lain, dan institusi pemerintah yang mendukung pengembangan ekosistem ritel digital nasional.
Setiap anggota memperoleh manfaat substansial yang dirancang untuk memperkuat posisi industri dan memperluas peluang kolaborasi nasional.
Ajukan Keanggotaan →Program ATRI dirancang sebagai kerangka kerja yang utuh — mulai dari standardisasi teknis, koordinasi kebijakan, hingga edukasi dan riset industri.
Penyusunan standar teknis bersama untuk memastikan kompatibilitas lintas penyedia.
Pengelolaan data agregat industri dan publikasi insight yang dapat diandalkan.
Dialog berkelanjutan dengan regulator untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada industri riil.
Mempertemukan anggota dan mitra dalam program kerja sama lintas sektor.
Program edukasi industri dan skema sertifikasi profesi untuk peningkatan kompetensi.
Platform diskusi reguler bagi anggota untuk berbagi praktik terbaik dan tantangan.
Kajian industri berkala, white paper, dan policy brief yang menjadi rujukan publik.
Kerja sama institusional dengan pemerintah, asosiasi, dan lembaga internasional.
Technical Working Group (TWG) adalah kelompok kerja terstruktur bagi anggota dan mitra ATRI untuk mengembangkan standar bersama, rekomendasi kebijakan, panduan teknis, dan program percontohan. TWG menjadi mekanisme kolaboratif yang memastikan setiap output ATRI dihasilkan dari musyawarah industri yang inklusif dan berbasis bukti.
Penyusunan dan harmonisasi standar teknis nasional bagi industri teknologi ritel.
Tata kelola data, perlindungan privasi, dan kepatuhan regulasi sektor.
Spesifikasi pertukaran data dan sistem antar penyedia teknologi.
Adopsi teknologi ritel oleh UMKM dan pemberdayaan ekonomi mikro nasional.
Integrasi pembayaran digital, QRIS, dan infrastruktur transaksi ritel.
Skema sertifikasi profesi dan kurikulum edukasi industri ritel digital.
ATRI menyelenggarakan serangkaian agenda nasional yang menghubungkan anggota, pemerintah, dan mitra dalam berbagai format: dari forum eksekutif hingga pelatihan profesi.
Forum tertutup untuk eksekutif anggota dan pemangku kepentingan strategis dalam isu industri prioritas.
SelengkapnyaForum tertinggi anggota untuk menetapkan arah strategis, evaluasi tahunan, dan pemilihan kepengurusan.
SelengkapnyaKonvensi industri yang mempertemukan anggota, mitra ekosistem, dan publik dalam tema-tema aktual.
SelengkapnyaProgram pelatihan terstruktur dan ujian sertifikasi profesi industri teknologi ritel.
SelengkapnyaDialog terbuka dengan regulator dan pembuat kebijakan dalam isu-isu industri strategis.
SelengkapnyaPertemuan komunitas anggota untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi internal asosiasi.
SelengkapnyaDokumen posisi industri terhadap isu strategis dan rekomendasi kebijakan.
Laporan tahunan kondisi industri teknologi ritel Indonesia berbasis data agregat.
Ringkasan rekomendasi kebijakan untuk regulator dan pembuat kebijakan publik.
Indeks berkala yang mengukur perkembangan dan adopsi teknologi ritel nasional.
Kajian khusus mengenai adopsi digital UMKM Indonesia dan tantangan-tantangannya.
Panduan praktis tata kelola data industri bagi anggota dan mitra.
Pembaruan kegiatan, program, dan capaian asosiasi yang dipublikasikan secara berkala.
Selengkapnya →Pengumuman resmi ATRI kepada media dan publik mengenai posisi, kerja sama, dan inisiatif.
Selengkapnya →Sikap dan pernyataan asosiasi atas isu-isu industri yang memerlukan klarifikasi publik.
Selengkapnya →Kompilasi pemberitaan media nasional yang mengangkat aktivitas dan posisi ATRI.
Selengkapnya →ATRI membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat fondasi industri teknologi ritel Indonesia.
Sekretariat Nasional ATRI siap menerima permintaan diskusi, audiensi, kerja sama, dan permintaan informasi institusional. Tim kami akan merespons setiap pertanyaan dengan profesional dan tepat waktu.
Keanggotaan ATRI dimulai dengan inquiry awal kepada Sekretariat. Mohon isi keterangan di bawah — tim kami akan menghubungi Anda untuk dialog awal, verifikasi institusi, dan tahap selanjutnya sesuai prosedur formal.
Aplikasi email telah dibuka dengan pesan terstruktur. Mohon tinjau lalu kirim email tersebut. Sekretariat ATRI akan merespons paling lambat 3 hari kerja.